Minggu, 22 Maret 2015

Manusia dan Karakter

          Sifat dan karakter manusia juga tentu saja ditentukan oleh lingkungan sekitarnya. Coba saja perhatikan lingkungan di sekitar kita, masing-masing individu pasti punya kebiasaan atau perilaku yang berbeda satu sama lainnya. Hal ini lah yang membuktikan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara satu manusia dengan budaya yang berada di sekitarnya.
            Alasan mengapa hubungan seorang manusia dan kebudayaannya sangatlah lekat, karena tentu saja manusia membutuhkan suatu budaya agar bisa bertahan hidup. Karena tanpa sebuah budaya, manusia akan kehilangan arah, merasa bingung dengan apa yang harus dilakukannya. Dan tentunya, permasalahan ini menyebabkan manusia tidak dapat bertahan hidup.
            Inilah yang menyebabkan manusia terbentuk akan sebuah budaya. Karena dengan budaya yang ia anut, menyebabkan dirinya dapat bertahan hidup di lingkungannya. Namun sayangnya, tentu saja kebudayaan suatu daerah memiliki perbedaan dengan daerah yang lain. Misalnya: jika kita hidup di daerah Jakarta, dengan budaya Betawi, yang terbiasa berbicara dengan keras, tentu saja akan terasa berbeda jauh dengan mereka yang hidup di daerah Jawa, yang biasanya berbicara lebih halus dan lembut.
            Selain harus berusaha beradaptasi dengan budaya yang berada di sekitar mereka, manusia juga bisa menjadi sosok yang membawa budaya di daerah sekitarnya. Hal ini tentu saja berhubungan dengan sosok manusia tersebut. Biasanya, orang yang mempunyai jabatan dan juga merupakan sosok yang berpengaruh, akan menimbulkan pengaruh budaya yang cukup kuat untuk orang-orang disekitarnya.

            Seorang kepala desa yang terbiasa mengadakan gotong royong, menjabat di suatu daerah yang memiliki penduduk yang pasif, pasti akan mengadakan acara gotong royong, sehingga penduduk akan menjadi lebih aktif. Ini merupakan salah satu contoh bahwa suatu pengaruh budaya dan manusia dipengaruhi oleh sosok di suatu daerah. Dan tentu saja, ini menyatakan bahwa hubungan manusia dan budayanya, adalah suatu kesatuan yang tidak bisa lepas.

Senin, 16 Maret 2015

Manusia, Hakikat, dan Pilihan Hidup

Manusia, adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Diberikan akal dan logika dalam berpikir, dan diberikan panca indra yang paling sempurna untuk membantu menjalankan keseharian.

            Manusia sendiri, pada hakikatnya adalah makhluk yang dapat memilih jalan apa yang harus ia tempuh di dalam hidupnya. Manusia dianugerahi berbagai macam keistimewaan yaitu; makhluk yang dapat menentukan pilihan, makhluk yang bermoral, dan makhluk yang dapat berusaha.

            Hakikat manusia tentu saja merupakan sudah tertanam dari lahir, namun tidak semua manusia memilih jalan yang sama seperti yang kita tempuh saat ini. Itulah mengapa sebabnya banyak sekali manusia dengan sifat yang beragam, dari yang baik, hingga yang buruk. Dan hal ini, tentu saja, dipengaruhi oleh lingkungan hidup sekitar kita.

            Hakikat manusia juga menjadikan manusia sebagai makhluk yang tidak pernah puas akan hidupnya, mereka selalu mencari dan berusaha lebih dan lebih sesuai yang mereka mau. Hal ini adalah suatu sifat yang baik, mengingat bahwa manusia mempunyai keinginan untuk mejadikan hidupnya lebih baik, serta berusaha menjadikan tempat tinggal mereka menjadi lebih layak.


            Intinya, manusia dianugerahi kemampuan untuk selalu membenahi hidupnya. Hakikat Manusia itu sendiri mungkin ditujukan agar manusia selalu berusaha memperbaiki diri sendiri.

Senin, 09 Maret 2015

Manfaat Belajar IBD

Ilmu Budaya Dasar adalah ilmu yang memperlajari berbagai macam budaya atau kebiasaan nenek moyang untuk beberapa tujuan tertentu. Ilmu Budaya Dasar menjadi suatu hal yang penting untuk dipelajari untuk kelangsungan hidup. Karena bukan hanya menambah wawasan, namun juga mempelajari kebiasaan budaya seseorang.

Berikut adalah pengertian Ilmu Budaya Dasar menurut para tokoh:

a.      Koentjaraningrat : kebudayaan antara lain berarti keseluruhan gagasan dan karya manusia yang harus dibiasakannya dengan belajar beserta keseluruhan dari budi pekertinya.
b.      C.A.Van Peursen : kebudayaan diartikan sebagai manifestasi kehidupan setiap otrang, dan kehidupan setiap kelompok orang-orang, berlainan dengan hewan-hewan, maka manusia tidak hidup begitu saja ditengah alam, melainkan selalu mengubah alam.
c.       A.L Krober dan C.Kluckhon : kebudayaan adalah menifestasi atau penjelmaan kerja jiwa manusia dalam arti seluas-luasnya.

Pentingnya memepelajari Ilmu Budaya Dasar akan terasa saat memasuki lingkungan kerja. Karena Ilmu Budaya Dasar membuat diri kita menjadi pribadi yang lebih peka, lebih memahami bahwa kondisi setiap orang berbeda. Selain itu, Ilmu Budaya Dasar juga membuat kita lebih mudah untuk diterima dalam masyarakat. Karena kita bisa mempelajari bagaimana cara beradaptasi.


Sumber:

(Nugroho,W,.& Muchji, A. (1996). Ilmu Budaya Dasar. Jakarta: Universitas Gunadarma)