Sifat dan karakter manusia juga tentu saja ditentukan
oleh lingkungan sekitarnya. Coba saja perhatikan lingkungan di sekitar kita,
masing-masing individu pasti punya kebiasaan atau perilaku yang berbeda satu
sama lainnya. Hal ini lah yang membuktikan bahwa terdapat hubungan yang kuat
antara satu manusia dengan budaya yang berada di sekitarnya.
Alasan
mengapa hubungan seorang manusia dan kebudayaannya sangatlah lekat, karena
tentu saja manusia membutuhkan suatu budaya agar bisa bertahan hidup. Karena
tanpa sebuah budaya, manusia akan kehilangan arah, merasa bingung dengan apa
yang harus dilakukannya. Dan tentunya, permasalahan ini menyebabkan manusia
tidak dapat bertahan hidup.
Inilah
yang menyebabkan manusia terbentuk akan sebuah budaya. Karena dengan budaya
yang ia anut, menyebabkan dirinya dapat bertahan hidup di lingkungannya. Namun
sayangnya, tentu saja kebudayaan suatu daerah memiliki perbedaan dengan daerah
yang lain. Misalnya: jika kita hidup di daerah Jakarta, dengan budaya Betawi,
yang terbiasa berbicara dengan keras, tentu saja akan terasa berbeda jauh
dengan mereka yang hidup di daerah Jawa, yang biasanya berbicara lebih halus
dan lembut.
Selain
harus berusaha beradaptasi dengan budaya yang berada di sekitar mereka, manusia
juga bisa menjadi sosok yang membawa budaya di daerah sekitarnya. Hal ini tentu
saja berhubungan dengan sosok manusia tersebut. Biasanya, orang yang mempunyai
jabatan dan juga merupakan sosok yang berpengaruh, akan menimbulkan pengaruh
budaya yang cukup kuat untuk orang-orang disekitarnya.
Seorang
kepala desa yang terbiasa mengadakan gotong royong, menjabat di suatu daerah
yang memiliki penduduk yang pasif, pasti akan mengadakan acara gotong royong,
sehingga penduduk akan menjadi lebih aktif. Ini merupakan salah satu contoh
bahwa suatu pengaruh budaya dan manusia dipengaruhi oleh sosok di suatu daerah.
Dan tentu saja, ini menyatakan bahwa hubungan manusia dan budayanya, adalah
suatu kesatuan yang tidak bisa lepas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar