Jumat, 14 November 2014

Dasar Hukum Indonesia

Sebagai negara demokrasi, Indonesia pastilah mempunyai dasar-dasar hukum yang mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara dengan baik. Dasar hukum Indonesia meliputi bagian hak asasi manusia, berpolitik, anggaran, pelanggaran, dll. Berikut adalah contoh-contoh dasar hukum Indonesia:
     a. Pancasila
     b. Undang-Undang Dasar
     c. Ketetapan Presiden
     d. Ketetapan MPR
     e. Peraturan Pemerintah   

Penggunaan dasar hukum Indonesia harus disesuaikan dengan kedudukan dan peranan seseorang. Contoh: jika seseorang terkena kasus korupsi, maka hukum yang diberlakukan haruslah tindak pidana korupsi. Jika tidak sesuai dengan kedudukan dan perannya, dasar hukum Indonesia bisa melenceng jauh dari yang diharapkan. Berikut adalah arti dari kedudukan dan peranan:
     a. Kedudukan
         Kedudukan (status) diartikan sebagai tempat atau posisi seseorang dalam kehidupan sosial. 
     b. Peran
        Peran merupakan aspek dinamis dari kedudukan, yaitu seseorang yang melakukan hak-hak dan kewajiban.

Sebagai Warga Negara Indonesia, tentunya saya juga memiliki kedudukan dan peran yang berlaku untuk diri sendiri. Kedudukan saya saat ini adalah sebagai mahasiswi, dan sebagai seorang mahasiswi, peran yang saya jalankan adalah hak mendapatkan ilmu yang bermanfaat bagi saya dan orang sekitar, dan menjalankan kewajiban sebagai mahasiswi untuk membangun Indonesia menjadi lebih baik.


Sumber :
http://aneliaastrid.blogspot.com/2014_11_01_archive.html
http://ady-irmawan.blogspot.com/2011/11/pengertian-peran-status-nilai-norma-dan.html

Jumat, 07 November 2014

Pemuda dan Indonesia

"Berikan aku sepuluh pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia."  

Kutipan dari Bapak Ir. Soekarno di atas membawa banyak makna akan kuatnya pengaruh pemuda dan pemudi di Indonesia. Pemuda yang masih terkenal akan kegesitan, kelincahan, dan keberanian bermimpi dipercaya banyak orang dapat mengubah Indonesia menjadi lebih baik.

Dan memang hal tersebut terbukti di keadaan Indonesia saat ini. Banyak pemuda dan pemudi yang masih semangat melanjutkan studinya, berpkiran kritis, dan juga sangat melek akan teknologi. Siapa sih pemuda saat ini yang tidak tahu siapa salah satu tokoh pendidikan di Indonesia, atau bagaimana keadaan Indonesia saat ini, atau bahkan bagaimana cara mengoperasikan handphone? Hampir seluruh pemuda di Indonesia pasti tahu.

Inilah kondisi pemuda Indonesia saat ini, mereka bukan lagi hanya menjadi pemuda yang cuma sekedar ngumpul untuk sekedar main, melainkan menjadi pemuda yang berkumpul untuk belajar. Bukan lagi hanya sekedar nyoblos untuk Pemilu Presiden, melainkan ikut terjun dalam kampanye walaupun hanya dalam media sosial. Pemuda Indonesia saat ini membentuk kepribadian yang nasionalis, dan berpikiran secara luas dan mendunia. Teknologi pun sudah menjadi hal biasa dalam kehidupan, mencari tahu tentang perkembangan teknologi saat ini adalah suatu keharusan bagi mereka. Memegang gadget canggih pun, mereka sudah terbiasa.

Seperti hal-hal lainnya, sesuatu yang positif pastinya memiliki hal negatif. Pemuda dan pemudi Indonesia pun memiliki sisi negatif. Banyak pemuda dan pemudi Indonesia yang merasa pemikirannya sudah benar, sehingga mereka cenderung menjadi apatis terhadap pemikiran-pemikiran lainnya. Dan juga kebanyakan dari mereka belum memiliki gagas pikiran yang konkrit, menyebabkan mudahnya mereka terombang-ambing terbawa arus banyak pikiran, membuat mereka menjadi sosok yang labil. Serta banyak dari mereka yang menjadi budak teknologi, merasa perlu untuk aktif di dunia sosial media, menjadikan mereka anti sosial dalam kehidupannya sendiri.

Namun sayangnya, keadaan di atas hanya dominan di kota-kota besar, dimana pendidikan yang menjadi tolak ukur kemajuan bangsa mempunyai program dan fasilitas yang lengkap, membuktikan bahwa pemerataan pendidikan di Indonesia belum cukup berhasil. Di kota-kota besar, metode pengajaran dan program pengajaran sudah lengkap, mencari akses transportasi untuk ke instansi pendidikan pun mudah, pengajar yang dipilih berkualitas, fasilitas pembelajaran pun mudah didapatkan. Hal ini berbanding terbalik dengan keadaan di kota atau desa terpencil. Semua fasilitas, program, tenaga kerja, akses transportasi, sulit untuk didapatkan.

Pola pikir dan keadaan ekonomi masyarakat yang berbeda juga menyebabkan berhasil atau tidaknya pemerataan pendidikan di Indonesia. Walaupun Indonesia terlihat sudah lebih baik, masih ada beberapa masyarakat yang tetap berpikiran bahwa pendidikan tidak penting, menyebabkan mereka hanya mengenyam pendidikan seadanya. Program pendidikan gratis di sekolah Negeri yang ditujukan untuk anak berprestasi yang kurang mampu, terkadang malah digunakan oleh anak dari orang-orang yang berkecukupan yang memiliki banyak fasilitas penunjang pembelajaran yang dapat mendongkrak prestasi. Menyebabkan anak yang kurang mampu tidak mempunyai pilihan lain untuk pendidikan; sekolah swasta, atau bekerja.

Maka dari itu, kita sebagai pemuda dan pemudi Indonesia yang beruntung, harus menggunakan ilmu yang kita miliki dalam membangun Indonesia, Berpikir kritis lah dalam bertindak. Menerima semua informasi yang kita dapat, namun juga bisa memilah mana informasi yang sesuai dan yang tidak. Merasa hauslah akan ilmu dan teknologi, asal kita tetap acuh dengan lingkungan kita. Serta, amalkan lah ilmu dan rejeki yang kita miliki dengan mengajar dan membantu saudara kita yang kurang beruntung. Sebagai pemuda Indonesia, banyak yang dapat kita lakukan untuk bangsa ini.

Karena masa depan Indonesia, ada di tangan kita!!!



Sumber:
http://akinini.com/keyakinan/beri-aku-10-pemuda-kuguncang-dunia-soekarno/140

Jumat, 17 Oktober 2014

Masyarakat vs Urbanisasi

Manusia, sebagai makhluk sosial sudah sepastinya melakukan interaksi sosial dengan orang-orang disekitarnya. Hal ini menyebabkan manusia adalah bagian dalam masyarakat. Namun, masyarakat bukanlah hanya terdiri dari seorang individu saja, karena ada keluarga yang berperan di dalam masyarakat itu sendiri. Berikut ini adalah pengertian individu, keluarga, dan masyarakat.

  • Individu adalah organisme tunggal atau suatu kesatuan yang tidak dapat dibagi. Contoh: seorang manusia.
  • Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat dibawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.
  • Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk suatu sistem semi tertutup atau semi terbuka dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut.
Sebagai manusia yang selalu mengikuti kegiatan dalam bermasyarakat di dalam keseharian, manusia haruslah tau bahwa keluarga memegang peranan penting dalam masyarakat, Hal ini dikarenakan keluarga membentuk sikap dan perilaku seseorang yang akan diterapkan langsung dalam kegiatan sosialnya tersendiri. Dan juga keluarga merupakan wadah filter atau penyaringan dari dampak-dampak buruk yang bisa saja terjadi dalam diri personal masyarakat.

Terlalu padatnya sekelompok masyarakat dalam suatu wilayah, membuat banyaknya individu yang merasa kebutuhan akan perekonomian, dan fasilitas terasa kurang, Hal ini menyebabkan banyaknya masyarakat yang berpikiran bahwa urbanisasi adalah jalan yang harus dilakukan dalam pencarian akan kebutuhan, dan taraf hidup agar menjadi lebih baik.

Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota. Ada urbanisasi yang berhasil, dan juga tidak. Berikut adalah contoh dari urbanisasi yang berhasil dan tidak:
  • Urbanisasi yang berhasil
     1. China
       Bank dunia menilai urbanisasi di China berhasil dengan baik. Hal ini dikarenakan China dapat membebaskan banyak kemiskinan, yang kerap dianggap bahwa urbanisasi di China berlangsung dengan sukses. Kemungkinan hal ini terjadi karena China mempunyai sistem penempatan dan prediksi yang cukup akurat sebelum melakukan urbanisasi itu sendiri. Karena China bukan hanya membebaskan kemiskinan; namun juga membangun lahan kerja dan juga infrastruktur yang baik.
  • Urbanisasi yang tidak berhasil
     1. Semarang
        Banyaknya pendatang yang singgah di Kota Semarang untuk mencari pencarian yang lebih baik, ternyata malah mendatangkan efek buruk bagi kota itu sendiri, Banyaknya penduduk pendatang yang hanya berprofesi sebagai pegawai rendahan atau buruh kecil, tidak menyebabkan naiknya pendapatan daerah, malah menaikkan anggaran daerah karena banyaknya fasilitas masyarakat yang harus dibangun untuk mensejahterakan masyarakatnya.


Sumber:
http://blogzulkifly.blogspot.com/2013/08/pengertian-individu-komunitas-populasi.html
http://id.m.wikipedia.org/wiki/Keluarga
http://id.m.wikipedia.org/wiki/Masyarakat
http://id.m.wikipedia.org/wiki/Urbanisasi
http://senda-ronyrama.blogspot.com/2011/12/fungsi-keluarga-dalam-masyarakat.html
http://koran.tempo.co/konten/2014/03/26/338175/Bank-Dunia-Nilai-Urbanisasi-di-Cina-Berhasil
http://hyudaira.blogspot.com/2012/12/urbanisasi-berlebih-kota-semarang.html

Jumat, 10 Oktober 2014

Pertumbuhan Penduduk

Pertumbuhan penduduk di dunia saat ini telah mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Dalam laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertajuk "Prospek Populasi Dunia: Revisi 2012" yang dirilis di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, dinyatakan bahwa jumlah penduduk dunia akan naik menjadi 8,1 miliar jiwa pada 2025 dari 7,1 miliar jiwa saat ini. Hal ini membuktikan bahwa dunia sudah memiliki kepadatan yang cukup tinggi dikarenakan tingkat kelahiran yang lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat kematian.

Menurut laporan baru akhir ini, pertumbuhan penduduk paling tinggi akan terjadi ada negara berkembang. Bisa dilihat saat ini pun, Asia menduduki peringkat pertama dengan kepadatan penduduknya. Hal ini menyebabkan Asia mencapai tingkat kewaspadaan pada tingkat pertumbuhan penduduk karena banyak resiko yang dapat terjadi, diantaranya;

a. Lahan tempat tinggal dan bercocok tanam berkurang.
b. Munculnya penyakit baru.
c. Semakin tingginya polusi karena banyaknya pembuangan limbah rumah tangga.
d. Terjadinya banyak tindak kriminalitas karena kurangnya lahan pekerjaan.
e. Banyaknya kemiskinan yang akan terjadi,
f. Tingginya angka gizi buruk.

Banyak alasan dan faktor mengapa tingkat pertumbuhan penduduk di negara berkembang meningkat dengan pesat. Diantaranya faktor Demografi, dan Etnis.

Berikut contoh faktor Demografi dalam pengaruh pertumbuhan penduduk:

1. Kelahiran
Kelahiran adalah istilah dalam demografi yang mengindikasijan banyaknya anak yang dilahirkan dan keadaan hidup. Atau dengan kata lain fertilitas adalah hasil produksi yang nyata dari seorang wanita.

2. Kematian
Adalah jumlah kematian secara umum yang terjadi pada suatu populasi.

3. Perpindahan penduduk
Adalah perpindahan penduduk dari suatu wilayah ke wilayah lainnya.

Dan berikut ini adalah contoh faktor Etnis:

1. Anggapan dan pola pikir masyarakat yang beranggapan anak adalah suatu kebanggaan.

2. Anggapan banyak anak bayak rejeki.


Sumber:
http://internasional.kompas.com/read/2013/06/15/10091516/Pertumbuhan.Penduduk.Dunia.Lampaui.Prediksi
http://sitifatimah842.blogspot.com/2013/04/faktor-yang-mempengaruhi-pertumbuhan.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Asia
http://pdesnia.wordpress.com/2012/12/24/dampak-pertumbuhan-penduduk/
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2009/12/pertumbuhan-penduduk-2/
www.azzastradikaras.blogspot.com

Senin, 29 September 2014

Pengertian Ilmu Sosial Dasar

Ilmu Sosial Dasar(ISD) adalah pengetahuan yang menelaah masalah-masalah sosial khususnya yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia dengan menggunakan pengertian-pengertian (fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang ilmu pengetahuan Sosial seperti; Sejarah, Ekonomi, Geografi Sosial, Antropologi, Sosiologi, dan Psikologi Sosial. 

Adapun pengertian dari beberapa tokoh dan ahli mengenai Ilmu Sosial Dasar, yaitu;

A. LEWIS
Ilmu Sosial Dasar adalah sesuatu yang dicapai, dihasilkan dan ditetapkan dalam interaksi sehari-hari antara warga negara dan pemerintahannya.

B. RUTH AYLETT
Ilmu Sosial Dasar adalah sesuatu yang dipahami sebagai sebuah perbedaan namun tetap inheren dan terintegrasi.

C. ENDA M. C
Ilmu Sosial Dasar adalah cara tentang bagaimana para individu saling berhubungan.

Lain halnya dengan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang merupakan sekelompok disiplin akademis yang mempelajari aspek-aspek yang berhubungan dengan manusia dan lingkungan sosialnya; Ilmu Sosial Dasar dan Ilmu Pengetahuan Sosial memiliki beberapa persamaan dan perbedaan, yakni;

A. Kedua-duanya merupakan bahan studi untuk pendidikan.

B. Kedua-duanya bukanlah ilmu yang independent (berdiri sendiri)

C. Keduanya memiliki konten, dan permasalahan sosial.

D. Ilmu Sosial Dasar dikajikan dalam pembelajaran di Perguruan Tinggi, sedangkan Ilmu  Pengetahuan Sosial dikajikan dalam pembelajaran Sekolah Dasar atau Sekolah Lanjutan.

E. Ilmu Sosial Dasar Merupakan satu mata kuliah tunggal, sesangkan Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan gabungan dari sejumlah mata pelajaran sosial (untuk sekolah lanjutan).

F. Ilmu Sosial Dasar diarahkan kepada pembentukan sikap dan kepribadian seseorang dalam kehidupan dan permasalahan sosial. Sedangkan Ilmu Pengatahuan Sosial lebih diarahkan kepada pengetahuan dan pembentukan keterampilan dalam kehidupan dan permasalahan sosial.

Sumber:
http://ariefsz.blogspot.com/2009/12/isd-pengertian-tujuan-isd-dan-ips.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu_sosial
http://blog-pinta.blogspot.com/2012/11/tugas-1pengertian-ilmu-sosial-dasar.html



Selasa, 23 September 2014

Hello, Blogger!

Assalamualaikum wr.wb

Well...hello, Blog. 

Ini pertama kalinya nulis hal-hal yang agak lebih serius dalam blog. Yah, karena terakhir nge-blog itu cuma ngeposting foto-foto alay pas nge-geng waktu SMP, dan itu amat sangat asal-asalan. Nama blog nya aja "Apple Cupcakes" maksudnya apa coba...

Actually, ngga terlalu ngerti banget sama hal-hal yang berbau teknologi kaya gini. Tapi karena sekarang sudah menjadi bagian dari jenjang pendidikan paling tinggimahasiswadan diharuskan untuk punya blog yang sangat berbasis teknologi seperti ini...dengan senang hati akan mencoba belajar dan memahami layaknya yang dilakukan kepada Bunbun.

Karena ngga ada sesuatu yang harus dibahas...mungkin lebih baik ngebahas tentang judul blog ini: Silver Lining.

Why did I choose that name? 

Simple.

Because I think that every problem has a Silver Lining. No matter how hard or how awful it is; there will be a way you can do to solve it.

Klasik? Iya. Semua orang berpikiran klasik pada dasarnya. Dan bagaimana pemikiran orang tersebut terlihat keren, tergantung pada bagaimana mereka mengembangkannya.

Awalnya sih pake nama Silver Lining ini karena keren aja gitu. Kaya nama-nama Tumblr. Niat awalnya buat blog juga karena waktu itu bikin puisi yang agak romantis dan merasa "oke banget nih dimasukin ke blog" biar jadi terkenal kaya penulis-penulis blog yang fenomenal. Tapi setelah buat blog dan merasa mager (re:males gerak) buat nulis ini itu, dan faktor gangerti juga, jadilah blog ini diabaikan selama hampir satu tahun. 

Dan saat kemarin sudah mulai kuliah perdana (iya, masuknya paling akhir) dan mendapat tugas Softskill dari dosen dimana harus menggunakan blog, jadilah dorongan hati untuk nge-blog. Ini juga baru sadar kalo punya laman blog karena udah hampir satu tahun diabaikan.

So, here is my blog. Maaf kalo postingan pertama-nya ga penting. Ini cuma percobaan hehe. Semoga postingan-postingan selanjutya akan lebih bermanfaat.

Much love,

Citli

Wassalamualaikum wr.wb