Ilmu budaya dasar adalah ilmu yang mempunyai
cangkupan yang luas serta mempunyai manfaat yang besar. Bahkan, ilmu budaya
dapat kita pelajari dari hal-hal kecil yang kita lakukan dalam kehidupan
sehari-hari. Contohnya: membaca. Pada faktanya, membaca merupakan salah satu
pintu untuk mempelajari budaya-budaya, menambah kesenangan dan menambah wawasan
kita. Mulai dari novel, hikayat, bahkan prosa, dapat kita pelajari.
Salah
satu contohnya, beberapa tahun yang lalu saya pernah membaca buku dengan judul “Memoar
Seorang Geisha” karangan Arthur Golden. Pasti banyak dari kita yang berpikir
bahwa seorang Geisha adalah seorang pekerja prostitusi. Namun, dalam novel yang
disajikan oleh Arthur Golden, dikisahkan bahwa Geisha adalah sekelompok gadis
yang bekerja untuk menghibur para tentara yang letih sehabis perang pada
masanya dengan tarian tradisional, minum teh bersama, dan jauh sekali dari
pekerjaan prostitusi.
Dengan
membaca novel Memoar Seorang Geisha ini, kita juga dapat membayangkan pakaian
yang mereka kenakan yang sampai sekarang masih sering digunakan di Jepang. Yaitu
dengan menggunakan kimono, rambut yang disanggul, riasan yang tebal dan putih,
dan bakiak. Serta kita juga dapat mengetahui tentang beberapa kebiasaan di
Jepang, salah satunya adalah: upacara meminum teh bersama.
Dalam
novel ini, kita juga diajarkan agar lebih berhati-hati dengan orang di sekitar
kita. Karena tanpa kita sadari, bisa saja ada orang yang iri pada kita, dan
mengahalalkan segala cara demi menyingkirkan kita. Serta, kita juga diajarkan
bagaimana kita harus bersungguh-sungguh dalam berjuan dari nol, serta harus
tetap yakin pada cita-cita yang kita pegang dengan teguh. Novel Memoar Seorang
Geisha ini benar-benar novel yang tidak hanya memberikan pengetahuan mengenai
Jepang, namun juga memberikan kita motivasi.
Terbukti
bahwa ilmu budaya dasar memiliki ikatan yang kuat dengan membaca prosa, novel,
ataupun cerpen. Karena hanya dengan membaca, kita dapat membuka mata kita
menjelajah dunia. Bahkan kita bisa saja merubah pandangan kita akan sesuatu
yang kita pegang teguh selama ini. Selain menyebabkan kesenangan, membaca
menyebabkan kita kepintaran.
Selamat
membaca!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar