Menurut
kamus umum bahasa Indonesia, cinta adalah rasa sangat suka kepada
ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya.
Sedangkan kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau
menaruh belas kasihan. Dengan demikian arti cinta kasih hampir bersamaan, sehingga
kata kasih memperkuat rasa cinta.
Dapatkah manusia terpisahkan oleh cinta kasih dalam
hidupnya? Tentu saja tidak. Bisa dikatakan, cinta kasih dalam diri manusia
merupakan sebuat fitrah dalam hidupnya. Tanpa cinta kasih, tentu saja manusia
dapat dikatakan mati.
Salah satu pengertian
tentang cinta kasih dituturkan oleh Dr sarlito w sarwono, yaitu cinta kasih terbentuk atas tiga unsur:
a. Keterikatan: yaitu perasaan untuk hanya bersama dia, segala sesuatunya
adalah dia. Tidak ada yang lain, hanya dia. Selalu berusaha membuat dirinya
tersenyum.
b. Keintiman: yaitu adanya kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan dengan dia,
yang dilakukan tanpa ada rasa canggung lagi.
c. Kemesraan: adanya rasa ingin disayang atau menyayangi, ingin dimanja dan
memanjakan, diperhatikan dan memperhatikan, ucapan rasa saying, dan sebagainya.
Namun, Sarwono juga mengemukakan, bahwa tiga unsur cinta diatas tidak
sama kuatnya. Selalu ada yang lebih dominan dibandingkan dengan unsure yang
lainnya. Cinta seperti ini, dinamakan dengan cinta pincang.
Sumber:
(Nugroho,W,.& Muchji, A. (1996). Ilmu Budaya Dasar. Jakarta: Universitas Gunadarma)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar